Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman dan anak mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya, Nadia Mulya, akan mendatangi KPKuntuk menyerahkan dokumen bukti untuk kasus Bank Century. Rabu siang (19/9), kami akan datangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel menyatakan memerintahkan termohon (KPK) untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century."Dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dkk, (sebagaimana tertulis dalam surat dakwaan atas nama Terdakwa Budi Mulya) atau melimpahkannya kepada Kepolisian dan atau Kejaksaan untuk dilanjutkan dengan Penyelidikan, Penyidikan dan Penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat," katanya.Namun kenyataannya sampai detik ini KPK belum juga melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka sehingga haruslah dimaknai KPK melawan perintah Putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel. SUMBER : AKURAT.coEDITOR : Achmad
Ilustrasi pengisian di SPBU. | ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) IV wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menerapkan physical distancing atau menjaga jarak fisik. Selain itu, MOR IV juga menerapkan Pembayaran Nontunai di SPBU. General Manager MOR IV, Iin Febrian mengatakan langkah ini untuk menjaga kepercayaan konsumen akan keamanan dan kenyamanan di SPBU di tengah wabah Virus Corona Covid-19. “Social dan physical distancing harus diterapkan untuk mencegah penyebaran virus ini, termasuk di SPBU. Kami menerapkan Jaga Jarak fisik antar konsumen dan antara konsumen dengan operator sebagai antisipasi penyebaran virus tersebut," ujar Iin dilansir laman resmi Pertamina, Senin (30/3/2020). Salah satu contoh Jaga Jarak fisik yang diterapkan di SPBU adalah pembatasan jarak 1-2 meter menggunakan “safety cone” dan tanda silang berwarna hitam untuk menentukan posisi konsumen dan operator. Iin menuturkan beber...
Google.com Kali ini saya akan memberikan artikel mengenai kasus Politik yang sedang hangat dan terkait apa yang saya dapatkan, berikutlah kisahnyaa... Sebagai salah satu perusahaan milik negara, Bank Negara Indonesia ( BNI ) Persero Tbk Cabang Ambon terus berupaya untuk menarik simpati para nasabah Salah satu upaya lewat peluncuran program 'Rejeki BNI Taplus'. Program ini banyak mendapat simpati dari berbagai kalangan. "Peluncuran program Rejeki BNI Taplus ini adalah bentuk apresiasi kepada para nasabah yang selama ini menggunakan jasa perbankan milik BNI Ambon untuk menyimpan dana pribadi," ujar Pimpinan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ambon , Dionne Limmon di Ambon , Minggu (25/9) Menurut Dionne, program ini berhasil menarik animo masyarakat untuk turut serta menjai peraih hadiah atkan hadiah impian. Hal ini terbukti dengan banyaknya nasabah yang memblokir dananya untuk mendapatkan ha...
Menjaga Kesehatan Tubuh dengan mengonsumsi Makanan memang sangat penting dilakukan di setiap harinya. Apalagi, ketika mewabahnya Covid-19, tentu ini harus dilakukan lebih ekstra, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit Jantung. Untuk itu, agar tetap dapat menjaga kesehatan Jantung selama pandemi Covid-19, ada beberapa Makanan yang wajib kamu konsumsi. Apa saja? Berikut beberapa Makanan yang dapat menjaga kesehatan Jantung seperti dirangkum AkuratHealth dari laman The Health Site. Sayuran beragam warna Kamu bisa memilih beragam sayuran berwarna saat beberlanja sayuran, seperti wortel, ibu jalar, oalrika merah dan tomat. Dimana, sayuran berwarna di atas dikemas dengan karotenoid, serat, dan vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan Jantung. Sayuran hijau Beragam sayuran hijau dapat membantu kesehatan Jantung, seperti kale, sawi hijau, brokoli ataupun asparagus. Dimana, sayuran hijau mengandung nutrisi seperti v...
Komentar
Posting Komentar